Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Apakah Guru Tahu Ketika Murid Mencontek Saat Ulangan Namun Membiarkan Mereka?

Guru adalah mantan murid, Kami jauh lebih berpengalaman daripada kamu!
Apakah Guru Tahu Ketika Murid Mencontek Saat Ulangan Namun Membiarkan Mereka?
Camkan itu wahai kalian generasi muda penerus bangsa. Kenapa kalian bangga dengan nilai hasil mencontek? Kami tahu kalian membanggakan betapa lihainya kalian mencontek di depan teman gengmu. Kami tahu itu nak. Sudah belasan tahun kami mengasah kemampuan mencontek. Siapa kamu ketika kami pertama kali mencontek? Dimana kamu ketika kami bersepakat untuk saling tolong menolong selama ujian? Kami punya semua teorinya. Kami sudah mengujinya di lapangan. Apa yang belum kami lakukan yang sudah kalian lakukan sekarang?
  • Sandi morse

    Satu ketukan untuk jawaban A dua ketukan untuk jawaban B dst….
    Kami bahkan memodifikasi sandi morse kami sendiri nak.
  • Kode jari

    Telunjuk jawaban A telunjuk dan jari tengah jawaban B dst…..
    Kami bahkan belajar bahasa isyarat yang dipakai para penyandang disabilitas tuna rungu nak.
  • Kode wajah

    Menggaruk dahi jawaban A, hidung gatal jawaban B dst……
    Kami bahkan belajar apa itu poker face ketika ketahuan guru kami
  • Kode alat tulis

    Pensil jawaban A penghapus jawaban B dst….
    Kami tidak paham kenapa cara seperti ini belum punah juga
  • Catatan rumus di kertas kecil

    Kami tidak hanya mencatat rumus dan hafalan di kertas kecil.
    Kami bahkan mengaburkan rumus dan hafalan itu dalam sebuah paragraf. menuliskannya dari kanan ke kiri.

    Kami menggunakan alat tulis dengan ketebalan 0,1 mm. Kami berlatih menulis dengan huruf super mini setiap malam, menyelipkan kertas itu di sela sela alat tulis, bahkan alat tulis dengan tinta transparan sudah biasa bagi kami nak.
  • Minta jawaban dengan berbisik

    Kami sudah terlatih membaca gerak bibir nak
  • Mendekati murid pintar

    Tanya langsung, menyuruhnya meletakkan jawaban di kamar mandi, membeli jawaban, menukar lembar jawaban kemudian menuliskan nama kita di lembar jawaban murid pintar itu. Kami sudah mengetahui itu semua nak.
  • Menjadi tukang tato dadakan

    Meja, kursi, penggaris, tembok, telapak tangan, lengan atas, sela sela jari, paha, lipatan baju, sebutkan yang belum pernah kami tato !
  • Menyobek kertas kemudian meremas sampai kecil dan melemparkannya

    Sekarang kami tahu betapa mengenaskannya kalian nak.
Tidak ada kesempatan mengelabuhi kami dengan pengalaman kalian yang masih seumur jagung itu nak. Satu satunya modal kalian adalah pikiran murni dan teknologi. Kalian tidak harus memikirkan cara menafkahi keluarga kalian, tidak harus membesarkan anak anak agar menjadi anak sholeh, tidak harus bertanggung jawab dengan orangtua yang makin renta. Tidak nak. Tanggung jawab kalian hanya satu, belajar.
Dulu kami tak mengenal #Kitkat, #Jellybean, #Google Translate, #Wikipedia. Tidak nak, kami tidak mengenal itu dulu. Modal kami hanya buku tulis, pensil, ballpoint, RPUL, RPAL, Kamus 13 Milyar kata. Namun apa jadinya jika :
  • Saat kalian sedang twitwar, kami belajar program dan aplikasi sederhana menggunakan notepad dan excel
  • Saat kalian sibuk ber-mabar, kami belajar coding sederhana
  • Saat kalian sibuk memilah foto yang instagrammable, kami belajar Artificial Intelegence sederhana
Ada banyak hal yang kalian tak pahami mengapa kami seakan akan membiarkan kalian mencontek sesuka hati kalian
  • Kalian tak tahu bahwa kami menandai kalian
  • Kalian tak tahu bahwa kami mengurangi nilai kalian yang mencontek
  • Kalian tak tahu bagaimana perasaan orangtua kalian ketika kami menceritakan “permainan” kalian dalam sesi parenting
  • Kalian tak tahu kami telah meluluskan ratusan bahkan ribuan siswa seperti kalian. Kami tahu apa jadinya siswa siswa yang tak mau mengubah kebiasaan buruk itu nantinya
Pahamilah nak. Tugas kami tidak sekedar mentrasfer ilmu. Kami seorang pendidik. Kami mengemban tanggung jawab yang orangtua kalian titipkan kepada kami. Kami mengemban tanggung jawab moril untuk membuat negeri kita ini menjadi lebih baik nak.
Pahamilah nak!

Sumber: Luki Nastiti

Post a Comment for "Apakah Guru Tahu Ketika Murid Mencontek Saat Ulangan Namun Membiarkan Mereka?"