Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Merangsang Penglihatan Bayi Agar Melihat dengan Jelas


Metode stimulasi panca indra mata agar bayi melihat dengan jelas | Wiwapedia.com - Sejak dilahirkan, seorang bay akan mengalami perkembangan kemampuan secara bertahap. Dimulai dari kemampuan sensorik atau indra. Salah satunya adalah kemampuan indra penglihatan, dimana bayi melihat dengan organ matanya. Kemampuan ini penting untuk dirangsang atau diberikan stimulus. Karena saat awal lahir bayi belum dapat melihat objek dengan jelas.

Oleh karena itu diharapkan para ortu memberikan stimulus pada bayi agar lebih dapat melihat dengan jelas, tentunya harus sesuai dengan waktu perkembangan bayi sesuai dengan usianya. Sehingga orang tua wajib belajar tentang cara mudah stimulas bayi agar lebih cepat fokus dalam melihat objek.
Cara Merangsang Penglihatan Bayi Agar Cepat Melihat dengan Jelas

Cara Merangsang Penglihatan Bayi Agar Jelas Pandangannya


Bayi Baru Lahir

Seorang bayi yang baru lahir akan cederung dan mudah tertarik dengan cahaya. Sehingga Anda sebagai orang tua jangan heran kalau sang bayi lebih suka melirik ke arah sumber cahaya. Dan tidak usah khawatir juga jika sang buah hati belum bisa fokus dengan objek.

Bayi mempunyai keterbatasan, sehingga perlu stimulasi dengan kontak wajah ketika Anda menggendong atau menyusuainya (terutama ibu). Usahakan ibu lebih sering menatap wajah bayi dan membangun ikatan antara sang bayi dengan ibunya.

Bayi Usia 1 - 3 Bulan

Ketika bayi memasuki usia 1-3 bulan, kini jarak pandang penglihatan bayi mulai bertambah 10-20 cm saja. Nah pada saat inilah waktu yang tepak bagi sang ibu untuk memulai memberikan stimulus dengan menggunakan objek bergerak.

Anda bisa mulai dari menatap mata sikecil dan menggerakan kepala Anda ke kanan/ ke kiri secara perlahan. Atau menggunakan tissu/mainan yang digantung di atas boks bayi. Ini juga baik untuk melatih penglihatan bayi agar mampu menggerakkan matanya ke kanan dan ke kiri.

Bayi Usia 4-6 Bulan

Seorang dokter di Children's Medical Group, Atlanta yang bernama Jennifer Shu, MD, FAAP mengatakan, kemampuan melihat bay menunjukkan pengingkatan di rentang usia ini. Dia dapat menangkap suatu objek serta merekamnya ke dalam ingatan. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk mengenalkan berbagai ekspresi wajah. Dan juga mengenalkan wajah-wajah anggota keluarga lainnya. Serta menunjukkan berbagai objek visual lain seperti mainan, buku, dan gambar. Dan biarkan sang bayi mengeksplorasi menggunakan tangannya, karena ia sudah dapat memegang benda dengan lebih baik.

Bayi Usia 7-9 Bulan

Pada usia ini sang bayi sudah dapat melihat, memegang, duduk dan merangkak dan pastinya sudah semakin berkembang kemampuannya. Sehingga ibu perlu memberikan adek kecil mainan yang lebih bervariasi, baik dari segi bentuk, ukuran maupun warnanya.

Anda bisa menaruh mainan sedikit jauh dari tempat bayi Anda berada. Tujuannya biarkan sang bayi mengambil sendiri mainan tersebut dengan cara merangkak. Selain itu Anda juga bisa memberikan stimulus untuk memperlihatkan ekspresi wajah bayi itu sendiri dengan cara mengajak sanga buah hati bercermin. Dengan begitu otak bayi akan terangsang dengan memperlajari apa yang dia lihat pada dirinya sendiri.

Usia 10-12 Bulan

Usia ke 10-12 bulan ini, kini sudah dapat merekam ekspresi dengan baik. Sehingga Anda jangan pernah ragu menunjukkan ekspresi bahagia, senang, sedih dan lain-lainnya. Namun saran saya perbanyak saja ekspresi yang berhubungan dengan bahagia, seperti senyum, tertawa gitu. Karena dengan memberikan contoh banyak eksprsi, maka kita secara tidak langsung telah membekali sang bauh hati untuk mengenali ragam emosi diri dan orang lain.

Selain itu berikan stimulan berupa gambar dan buku gambar yang berukuran besar untuk meningkatkan pemusatan latihan penglihatannya. Dan juga temani bayi Anda ketika bermain, supaya bayi mampu mengenali perbedaan warna, bentuk, dan detail lainnya.

Aktivitas yang Mendukung Stimulus Penglihatan Bayi

Penglihatan merupakan salah satu indra, mata yang befungsi untuk melihat dan sebagai media untuk belajar sang buah hati. Aktivitas stimulusnya yaitu:

  1. Sering-seringlah menatap mata bayi dengan jarak sekitar 10-25 cm.
  2. Ajaklah sang buah hati berbicara, supaya bayi dapat melihat ekspresi wajah Anda.
  3. Gerakkan mainan yang berwarna cerah ke arah kiri dan kanan, supaya mata bayi mengikuti arah gerak mainan tersebut.
  4. Gantungkan beberapa aneka warna/mainan yang bisa berputar di atas boks tidurnya.
  5. Berikan bayi mainan dan cermin ketika usia memasuki 6 bulan, dan ajak bermain "ciluk baa".
  6. Sering-seringlah bayi diajak keluar rumah supaya ia lebih banyak melihat pemandangan yang berbeda.


Peringatan/Waspada yang Berkaitan dengan Penglihatan Bayi

  • Jika bayi tidak dapat melihat wajah Anda ketika disusui atau diajak bicara.
  • Mata bayi tidak mengikuti arah mainan berwarna yang Anda gerakan ke arah kiri/kanan.


Jika bayi Anda mengalami kedua hal di atas atau gejala lain yang tidak wajar. Seperti tidak merespon ketika disentuh atau tidak ada kontak mata ketika Anda ajak bicara dala jarak pandang 10-25 cm, maka alangkah baiknya segera di bawa ke dokter tumbuh kembang anak.

Nah itulah sedikit ulasan mengenai cara memberikan stimulus/rangsangan penglihatan pada bayi, supaya bayi dapat melihat dengan jelas. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share :)

Post a Comment for "Cara Merangsang Penglihatan Bayi Agar Melihat dengan Jelas"