Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mudah Mengatasi Bibir Bayi Kering atau Pecah-Pecah

Salah satu masalah yang umum terjadi pada bayi adalah bibir kering atau pecah-pecah. Meski terlihat sepele dan tidak serius, namun dapat membuat sang ibu merasa tidak nyaman ketika menyusui bayi. Selain itu membuat bayi mudah rewel, dikarenakan bayi menjadi tergangu ketika makan maupun tidur. Lalu adakah cara mengatasi atau mengobati bibir kering pada bayi?

Bibir kering dan pecah-pecah

Cara Mengatasi Bibir Bayi Kering dan Pecah-Pecah

Sebelum kita membahas mengenai cara mengatasi bibir kering (sariawan) pada bayi, terlebih dahulu kita harus mengetahui penyebab kenapa bibir bayi bisa kering atau pecah-pecah.

Penyebab Bibir Kering Pada Bayi

Penyebab pertama bibir bayi kering adalah:

Dehidrasi

Seorang bayi yang baru lahir dapat mengalami dehidrasi dikarenakan belum banyak menreima ASI dari ibunya, dikarenakan ASI belum banyak keluar pada hari-hari awal kelahiran sang buah hati.

Cuaca yang panas dan kering

Ketika cuaca panas dan kering dapat memperburuk kondisi bibir kering sang bayi. Dikarenakan lingkungan sekitar bayi yang panas dan kering mengakibatkan bibir bayi mudah kehilangan kelembaban.

Bayi menjilati bibir

Kebiasaan bayi sering menjilati bibir juga dapat menyebabkan bibir menjadi tambah kering.

Kurangnya vitamin

Kekurangan vitamin tertentu dapat menyebabkan bibir bayi kering dan pecah-pecah. Namun jika terlalu banyak mengkonsumsi vitamin A juga dapat menyebabkan bibir kering.

Nah setelah Anda mengerti beberapa penyebab, kenapa bibir bayi menjadi kering (sariawan). Maka saatnya kita akan membahas bagaimana cara mengatasi bibir kering pada bayi?

Beberapa Cara Mengatasi Bibir Kering pada Bayi

Berikut ini ada 7 cara mudah untuk mengatasi bibir kering, pecah-pecah atau sariawan pada bayi.

1. Bersihkan bibir bayi secara rutin

Membersihkan bibir bayi harud dilakukan secara rutin. Ini dilakukan berguna untuk mencegah serta mengatasi bibir bayi kering. Ibu dapat membersihkan bibir bayi menggunakan cotton bud dan air yang bersih.

2. Gunakan pelembab bibir atau petroleum jelly

Jika bibir bayi Anda kering, Anda bisa menggunakan pelembab bibir seperti petroleum jelly. Pelembab ini dapat membuat bibir bayi tetap lembab. Namun sebelum membeli dan menggunakan pelembab petroleum jelly, ibu wajib konsultasi dahulu ke dokter anak/bayi.

3. Oleskan ASI (Air Susu Ibu)

Cara paling mudah dan simpel yaitu dengan mengoleskan ASI ket bibir bayi. Selain dapat melembabkan bibir bayi, ASI juga bermanfaat untuk mencegah bayi mengalami asma dan alergi.

Caranya adalah cucilah tangan Anda terlebih dahulu, kemudian oleskan ASI menggunakan jari Anda ke bibir sang bayi.

4. Biarkan sisa ASI di area sekitar bibir bayi

Setelah menyusui si kecil, sisa-sisa ASI tidak usah dilap (dibersihan) sampai kering. Biarlah tersisa sedikit pada sekitar bibir bayi. Karena sisa ASI tersebut dapat mencegar bibir kering dan sebagai pelindung dari bakteri.

5. Oleskan minyak kelapa

Anda bisa mengoleskan minyak kelapa pada bibir si kecil. Sehingga bibir bayi menjadi lebih lembab. Karena minyak kelapa mempunyai kandungan asam laurat atau lauric acid, yang sama dengan ASI. Nah kandungan lauric acid inilah yang menyebabkan bibir bayi tetap lembab.

6. Pakailah air humidifier

Anda dapat menggunakan air humidifier untuk menjaga kelembaba udara. Dengan cara ini dipercaya dapat mencegah dan mengatasi bibir kering pada bayi.

7. Menggunakan kain lembut

Untuk mencegah bibir kering pada bayi selanjutnya adalah dengan menggunakan kain lembut. Ketika bayi diajak beraktivitas di luar ruangan dan suhu sedang panas, maka kain lembut dapat digunakan untuk menutup bibir bayi.

Nah itulah ulasan mengenai bagaimana cara mengatasi bibir kering pada bayi. Namun jika bibir kering bayi terjadi selama 5 hari dan disertai dengan demam, kemerahan di area sekitar bibir serta bibir mulai berdarah. Maka sebaiknya segera bayi Anda ke dokter anak, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Post a Comment for "Cara Mudah Mengatasi Bibir Bayi Kering atau Pecah-Pecah"