Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Anda Pemula dan Ingin Berinvestasi? Begini Cara Investasi Bagi Pemula

Anda Pemula dan Ingin Berinvestasi? Begini Cara Investasi Bagi Pemula - Salah satu cara mengumpulkan harta untuk keperluan masa depan yaitu berinvestasi. Berinvestasi sudah dilakukan oleh banyak orang saat ini. Mengingat akan kebutuhan di masa depan, orang-orang berlomba untuk menginvestasikan sebagian hartanya. Namun, masih banyak pula yang bingung cara berinvestasi. Di dalam artikel ini akan dibahas cara investasi bagi pemula.
 
https://pondoksehatsingkawang.blogspot.com/2020/12/cara-investasi-bagi-pemula.html
Apabila Anda belum mempunyai investasi, mulailah sejak saat ini. Sebelum memulai melakukan investasi, Anda lebih dulu harus mengetahui jenis serta instrumen investasi yang cocok bagi pemula. Agar ke depannya Anda tidak salah langkah dalam berinvestasi yang bisa mengakibatkan kerugian.
 

Jenis Investasi Berdasarkan Waktu

Salah satu hal penting sebelum berinvestasi, yaitu memerhatikan jangka waktunya. Terdapat dua jenis jangka waktu dalam investasi, di antaranya investasi jangka waktu panjang dan investasi jangka waktu pendek. Berikut penjelasannya.

  1. Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi yang memberikan keuntungan dalam waktu yang cepat. Anda bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu bulanan sampai satu atau tiga tahun. Investasi jenis ini cocok diandalkan untuk memenuhi kebutuhan dalam jangka pendek atau yang bersifat urgent.

Kebutuhan jangka pendek, misalnya untuk dana darurat, upgrade gadget, atau untuk berlibur. Namun, investasi jangka pendek ini ada kekurangannya. Efek compounding dari investasi jenis ini tidak begitu signifikan. Selain itu, juga lebih rentan terhadap inflasi, sebab bunga keuntungannya bisa-bisa tidak dapat menyaingi tingkat inflasi tahunan.

  1. Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang merupakan jenis investasi yang dapat memberikan keuntungan dalam waktu yang lebih lama. Anda dapat merasakan keuntungannya dalam waktu lebih dari datu tahun sampai puluhan tahun ke depan.

Keuntungan dari investasi jenis ini, yaitu Anda akan mendapatkan penghasilan pasif karena efek compounding yang lebih besar. Adapun kebutuhan jangka panjang, seperti persiapan pernikahan, dana pensiun, atau tabungan untuk membeli rumah. Jenis investasi jangka panjang biasanya mempunyai bunga yang lebih tinggi dari tingkat inflasi tahunan.

Instrumen Investasi Untuk Pemula

Cara investasi bagi pemula, yaitu dengan memerhatikan jenis investasi yang cocok digunakan. Sebagai pemula, Anda pasti masih merasa bingung untuk memilih jenis investasi yang tepat. Berikut ini jenis investasi yang cocok bagi pemula. Anda dapat mempertimbangkan untuk memilih salah satunya.

  1. Investasi Deposito

Deposito adalah salah satu jenis investasi jangka pendek yang dimiliki semua bank. Sistemnya sama seperti Anda menabung di bank. Namun, Anda tidak dapat menarik tabungan tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Anda sendiri bisa menentukan jangka waktu yang diinginkan, mulai dari tiga bulanan sampai satu tahun.

Dengan menyimpan uang di deposito, Anda bisa memperoleh keuntungan mulai dari 5 sampai 8 persen per tahunnya. Jika Anda mengambil uang yang telah didepositkan sebelum jatuh tempo, maka Anda akan dikenakan denda. Banyak orang yang memilih jenis investasi ini, karena risiko investasi yang rendah.

  1. Investasi Emas Logam Mulia

Membeli logam mulai adalah salah satu cara investasi bagi pemula. Ini merupakan jenis investasi jangka panjang. Investasi logam mulia memiliki risiko yang rendah, karena itulah sangat cocok bagi pemula. Harga logam mulia cenderung naik atau stabil setiap tahunnya.

Sejak dulu orang-orang telah berinvestasi melakukan investasi dalam bentuk emas. Bahkan, zaman dulu emas merupakan lambang kekayaan. Nah, tidak ada salahnya Anda mencoba memulai investasi logam mulia sejak sekarang.

  1. Investasi Saving Bonds Ritel (SBR)

Cara investasi bagi pemula selanjutnya, yakni dengan saving bonds ritel. Saving binds ritel merupakan surat utang yang diterbitkan oleh negara. Dalam investasi ini, Anda bertindak sebagai pemberi pinjaman kepada pemerintah. SBR termasuk investasi jangka pendek yang memiliki risiko kecil, karena ditanggung negara.

Untuk memulai investasi SBR, modal yang dibutuhkan sekitar Rp 100.000 dengan bunga sebesar 6,3 persen per tahun. Saving bonds ritel mempunyai jangka waktu dua tahun. Namun, Anda bisa mencairkan uang lebih awal dengan menggunakan fasilitas Early Redemption.

Anda dapat berinvestasi terhadap saving bonds ritel secara online melalui e-SBN dengan nomor seri SBR009. Jika Anda tertarik dengan investasi ini, kunjungi situs web kemenkeu untuk informasi lebih lanjut.

  1. Investasi Reksa Dana Pasar Uang

Cara investasi bagi pemula yang sering dilakukan banyak orang, yaitu investasi Reksa Dana. Reksa Dana adalah jenis investasi favorit investor pemula. Hal tersebut karena adanya manajer investasi yang membantu mengelola dana para investor. Sehingga investor tidak perlu memikirkan kemana uang harus diletakkan untuk memperoleh keuntungan.

Reksa Dana Pasar Uang merupakan salah satu jenis investasi yang banyak dipilih. Dalam investasi ini, modal milik Anda akan disalurkan seluruhnya, seperti Surat Bank Indonesia (SBI) atau obligasi. Investasi jenis ini mudah dilakukan. Terdapat banyak aplikasi yang dapat Anda unduh di ponsel untuk berinvestasi. Untuk berinvestasi di Reksa Dana Pasar Uang dibutuhkan modal investasi hanya Rp 100.000.

  1. Investasi Peer-to-Peer (P2P) Lending

Selain Reksa Dana Pasar Uang, P2P Lending juga jenis investasi online yang digemari orang-orang muda. Ini adalah jenis investasi yang masih tergolong baru, namun menarik minat banyak investor. Melakukan investasi di P2P Lending, Anda sekaligus membantu permodalan UMKM di Indonesia. Karena uang yang Anda investasikan di P2P Lending tersebut disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha.

pilihlah Peer-to-peer (P2P) Lending yang telah terdaftar serta diawasi oleh OJK, seperti Modal Rakyat. Hal demikian agar hak-hak investor terlindungi. Di Modal Rakyat, Anda dapat berinvestasi dengan modal mulai Rp 25.000. Sangat terjangkau dan cocok bagi pemula.

  1. Investasi Saham

Cara investasi bagi pemula berikutnya, yaitu investasi saham. Akses pada pasar saham sekarang ini sudah lebih mudah. Sehingga banyak anak muda yang mulai berinvestasi.  Adapun keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari investasi saham, yaitu jual beli setiap kepemilikan dan dividen dari perusahaan yang saham kita miliki.

  1. Investasi Properti

Investasi properti pastinya membutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Namun, dalam jangka panjang investasi properti ini akan memberikan keuntungan yang besar. Selain itu, juga dapat bisa dijadikan passive income dengan aset properti dan bisa juga menjualnya dalam waktu beberapa tahun ke depannya.

Nah, beberapa jenis instrumen investasi di atas bisa Anda pilih sesuai kemampuan Anda. Bagi pemula, harus berhati-hati ketika mendapat tawaran investasi-investasi yang tertentu. Sebaiknya Anda mengecek legalitas perusahaan investasi yang menawarkan. Jangan mudah tergiur dengan return dan keuntungan tinggi.

Baca Juga : Dapatkan Pinjaman Uang Online Terpercaya dengan Good Credit di Indonesia

Sudah sering muncul di media massa banyak terjadi penipuan investasi bodong yang akhirnya menyebabkan kerugian besar. Jadi, cara investasi bagi pemula, yaitu selalu waspada dengan mengecek keabsahan dan izin lembaga yang menyelenggarakan ke otoritas terkait. Misalnya saja OJK, Bank Indonesia atau Bappebti.

Demikianlah cara investasi bagi pemula. Berinvestasi sejak dini memang sangat penting. Dengan berinvestasi, Anda dapat memperbaiki kondisi finansial Anda ke depannya. Sebagai pemula, Anda bisa memilih jenis investasi dengan modal yang minim. Semoga informasi pada artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Post a Comment for "Anda Pemula dan Ingin Berinvestasi? Begini Cara Investasi Bagi Pemula"