Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Sadar Keuangan! Inlah Cara Mengatur Keuangan Bagi Milenial

Sadar Keuangan! Inlah Cara Mengatur Keuangan Bagi Milenial - Muda bukan berarti tidak sadar akan management keuangan. Justru harus belajar dan melek terhadap keuangan. Penting melakukan penerapan cara mengatur keuangan bagi miilenial. Meskipun belum memiliki pekerjaan tetap atau memang sudah bekerja tetap, harus pintar mengelola keuangan. Agar manfaat mengatur keuangan dapat dirasakan Generasi milenial. 
 
 
https://pondoksehatsingkawang.blogspot.com/2020/12/inilah-cara-mengatur-keuangan-bagi-millenial.html

Kisaran usia generasi milenial antara 20 hingga 30 tahun. Pada usia itu, tentu sudah bisa mengambil keputusan dari berbagai permasalahan yang dihadapi termasuk hal finansial. Terkadang pengaruh teman maupun lingkungan serta kebiasaan yang kurang baik memperngaruhi pengaturan keuangan. Adakalanya generasi milenial labil dalam management keuangan.

Baca Juga : Ini Dia 9 Cara mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros

Pengaturan keuangan untuk masa depan merupakan pondasi penting dalam kehidupan. Usia muda masih sering terpengaruh dengan gaya hidup dan perilaku konsumtif, sehingga menjadi jebakan bagi dirinya sendiri. Boleh menikmati hidup seperti jalan-jalan, nongkrong, nonton film, shopping, dan hiburan lainnya. Akan tetapi, mesti mengingat cara mengatur keuangan bagi generasi milenial.

Mengatur keuangan dalam upaya untuk tabungan masa depan memang membutuhkan tidak gampang. Dibutuhkan niat dan tekad yang kuat. Pengelolaan keuangan sering dianggap remeh dan bukan utama oleh generasi milenial. Maka diperlukan tuntunan, pemahaman, dan kesadaran mengenai finansial. Apalagi perkembangan zaman dengan tuntutan harga kebutuhan yang terus melonjak tinggi.

Faktor Management Keuangan Berkaitan Dengan Cara Mengatur Keuangan Bagi Generasi Milenial

Management keuangan secara harfiah adalah pengelolaan keuangan yang dimilki terkait pemasukan dan pengeluaran. Setiap  detail uang yang dipergunakan maupun ditambahkan harus dikelola dengan rinci dan jelas. Berikut faktor management keuangan bagi milenial meliputi :

  1. Pemasukan Utama/Debet/Dana Segar

Pemasukan utama atau sumber dana atau debet diperoleh dari pengasilan tiap bulan. sumber dana itu yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan. Jangan sampai terjadi besar pasak daripada tiang. Pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. Maka, perlu diperhatikan dengan membuat catatan.

  1. Sumber Dana Sekunder/Penghasilan Sampingan/Tambahan

Pada management keuangan dipengaruhi juga oleh penghasilan sampingan. Pendapatan yang dimiliki karena diperoleh dari luar gaji pokok atau pemasukan utama. Pengasilan itu bisa didapatkan dari aktivitas freelance, hobi, bisnis, maupun investasi. Cara mengatur keuangan bagi milenial untuk ditabung berasal dari penghasilan sampingan tidak menentu sebab sesuai dengan pendapatan.

  1. Pengeluaran Primer/Pokok

Jenis pengeluaran ada 2, yaitu pengeluaran primer dan sekunder. Pada pengeluaran primer atau pokok merupakan pengeluaran untuk kebutuhan wajib yang harus dipenuhi tiap bulan. Antara lain kebutuhan makan, iuran, pembayaran, dan biaya-biaya lainnya. Pengeluaran primer jumlahnya tetap, tapi bisa bertambah dan berkurang tidak dalam jumlah signifikan. Jadi. Lebih mudah menghitungnya. 

  1. Pengeluaran Sekunder

Faktor cara mengatur keuangan bagi milenial mengenai pengeluaran sekunder untuk hal yang urgent. Pengeluaran sekunder memang pengeluaran yang di luar pengeluarkan pokok. Generasi milenial bisa memakai pengasilan untuk pengeluaran sekunder seperti memberi bantuan mendadak. Bisa dengan cara meyisihkan penghasil khusus untuk keperluan semacam ini Cara Mengatur Keuangan Bagi Milenial.

Generasi milenial belajar mengatur keuangan dengan baik tentu berpengaruh pada kehidupan. Adapun manfaat yang dapat diperoleh kaum milenial dalam mengatur keuangan adalah memiliki kemandirian ekonomi atau kebebasan finansial dan mempunyai dana pensiun (tabungan untuk masa tua). Jadi, mulailah untuk mengelola keuangan demi masa depan.

Inilah Cara Mengatur Keuangan Untuk Kaum Milenial

Waktu gajian bulanan tiba, cara mengatur keuangan bagi milenial tentu harus dikelola dengan sebaik mungkin. Jangan sampai belum akhir bulan uang gajian sudah tidak ada. Kemajuan teknologi mudahkan generasi muda mengatur keuangan sebab banyak pilihan untuk mengelola keuangan. Berikut cara yang bisa dicoba untuk mengatur keuangan bagi generasi milenial :

  1. Memiliki Tujuan dan Rencana Keuangan Jelas

Management keuangan harus dengan tujuan dan rencana yang jelas supaya kondisi keuangan untuk kedepannya lebih baik. Menentukan tujuan finansial yang ingin dicapai untuk jangka waktu pendek maupun jangka waktu panjang. sehingga, proporsi dalam pengeluaran akan tepat dan tidak mengalami pembengkakan.

Tujuan sudah jelas lalu rencana harus detail. Mengatur keuangan bisa menggunakan metode 50/20/30 dari pemasukan keuangan yang dimilki. Metode ini  Perencanaannya adalah 50 % digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. lalu, 20 % untuk memenuhi tujuan finansial (tabungan, investasi, dan lainnya). Serta, 30 % dipakai untuk kebutuhan pribadi.

  1. Membuat Rekening Khusus Tabungan

Sesuai perkembangan zaman dan teknologi, maka banyak produk perbankan yang memberikan kemudahan untuk menabung. Generasi milenial tinggal memilih produk dari perbankan manapun yang menyediakan fasilitas tabungan dengan pemberian manfaat atau benefit. Menghindari menabung pada rekening yang sama dengan rekening penghasilan bulanan, agar pengeluaran tidak kacau dan terkontrol.

  1. Membuat Catatan/List Pengeluaran

Cara mengatur keuangan bagi milenial supaya tidak mengalami kekacauan. Mulailah dengan membuat catatan/list/daftar pengeluaran. Baik pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan bulanan. Kemudian, evaluasi di akhir bulan, apakah pengeluaran mengalami pertambahan atau malah berkurang. Terus untuk evaluasi pada tiap pengeluaran dan tidak lupa untuk dicatat.

  1. Kurangi Pemakaian Kartu Kerdit

Kartu kerdit yang dimilki banyak dianggap akan memudahkan generasi milenial. Tetapi, ternyata kartu kredit tidak baik untuk kondisi keuangan. Mempunyai kartu kredit lebih dari satu akan menjadikan perilaku lebih konsumtif serta terbiasa berhutang. Penggunaan kartu kerdit harus dikendalikan untuk menghindari pembayaran cicilan setiap bulan agar tidak membengkak.

  1. Memberanikan Diri Berinvestasi

Cara mengatur keuangan bagi milenial adalah berinvestasi. Jenis investasi ada banyak yang akan memberikan keuntungan dan manfaat. Seperti emas, reksadana, deposito,obligasi,saham, atau properti. Namun, masih jarang generasi milenial yang memberanikan diri untuk berinvestasi. Memiliki tabungan sudah tetapi investasi juga diperlukan sebagai langkah penyelamatan harta yang dimilki.  

  1. Mencari Penghasilan Tambahan

Penghasilan yang dimiliki dirasa masih belum bisa disisihkan sebagaian untuk tabungan maupun berinvestasi. Langkah yang bisa dilakukan generasi milenial dengan mencari penghasilan tambahan selain dari penghasilan tetap setiap bulan. Apalagi sekarang peluang penghasilan tambahan bisa diperoleh dengan memanfaatkan teknologi dan hobi. Bisa juga berdagang, reseller, atau freelance.

  1. Siapkan Dana Pensiun

Penting mempersiapkan dana pensiun dari sekarang, meskipun masih usia muda. Ya, pasti bekerja tidak seumur hidup, bukan?. Maka, dari itu generasi milenial membutuhkan dana pensiun yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan masa tua. Menyiapkan dana pensiun dari sekarang sebagai contoh peduli diri sendiri di masa tua.

  1. Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Saat ini mungkin belum terpikirakan untuk menikah/berkeluarga dan memiliki anak. Tetapi, mempersiapkan dana pendidikan untuk anak tidaklah salah. Generasi milenial harus merencanakan ini dan sigap dalam memahami sebab dana/biaya pendidikan dari tahun ke tahun terus meningkat. Dipersiapkannya dana pendidikan berarti peduli masa depan anak untuk memperoleh tingkat pendidikan yang baik.

  1. Jika Diperlukan Berhutang, Gunakan Untuk Hal Produktif

Berhutang bisa juga dihindari dalam cara mengatur keuangan bagi milenial. Namun, jika terpaksa harus berhutang, pergunakan untuk hal yang produktif. Jangan sampai digunakan untuk hal yang bersifat konsumtif. Berhutang dari manapun, asalkan digunakan untuk pengembangan usaha, atau lainnya melalui kredit tanpa agunan atau penggunaan kartu kredit sesuai kebutuhan.

Baca Juga : 8 Cara Mengatur Keuangan Yang Baik Untuk Mewujudkan Impian, Begini Caranya ???

Sekarang sudah banyak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berpotensi. Banyak diantaranya memiliki penghasilan yang luar biasa. Hal itu, didasari dengan kesadaran akan cara mengatur keuangan bagi milenial untuk menunjang masa depan. Tidak lupa memikirkan masa tua. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Sadar Keuangan! Inlah Cara Mengatur Keuangan Bagi Milenial"